How-to

Pengalaman Perpanjangan SIM A di Gerai SIM Online Festival Citylink Bandung

Hari Minggu (1 Desember 2019) kemarin, saya memutuskan untuk melakukan perpanjangan SIM A karena habis masa berlakunya di bulan ini. Sebenarnya masih ada jatah waktu 18 hari sebelum masa berlaku habis, tapi daripada takut nanti terburu-buru akhirnya saya memutuskan untuk memperpanjang di awal bulan. Sempat ada kabar bahwa maksimal perpanjangan SIM adalah -14 hari sebelum tanggal SIM habis, namun ternyata itu tidak benar karena saya bisa memperpanjang SIM walaupun masih -18 hari.

Sebelum memperpanjang SIM, saya sempat mencari informasi bagaimana caranya supaya saya bisa memperpanjang di hari libur/weekend dan tidak perlu memperpanjang di area sesuai KTP – karena alamat KTP saya berbeda dengan domisili. Sengaja belum memindahkan KTP karena kemarin masih riweuh pemilu takutnya e-ktp malah lama jadinya.

Selain itu saya harus mencari gerai SIM yang bisa sekalian memindahkan area SIM saya dari Jatim ke Jabar. Posisi saya saat ini adalah memiliki SIM A Jatim (Kab Malang), KTP Jabar (Kota Cimahi) dan tempat tinggal saya di Kota Bandung.

Kemudian berkat ‘kecanggihan’ pencarian informasi daring suami, akhirnya diputuskan untuk memperpanjang SIM A saya di gerai SIM Online atau SIM Keliling. Karena hanya di tempat tersebut saya bisa memindahkan area SIM tanpa harus menggunakan surat keterangan pindah dari area SIM sebelumnya (Jatim).

Setelah mencari informasi tentang gerai SIM Online di Bandung, kami memilih Gerai SIM Online Festival Citylink karena buka di hari Sabtu-Minggu dan dapat memindahkan area SIM dari Jatim ke Jabar secara otomatis.

Seminggu sebelumnya, saya dan suami telah menyambangi tempat tersebut. Ingin mencari info di tempatnya langsung dan saya sempat memoto informasi yang berada di depan gerai. Jam operasional gerai ini adalah pukul 10.00 hingga pukul 15.00. Tips #1: Datanglah pukul 08.00 untuk menuliskan antrian pada satpam di dekat parkiran mobil di lantai 2 (di luar gedung mall). Saat itu saya datang pukul 09.15 dan sudah mendapat nomor antrian 75.

photo_2019-12-02_15-07-48

Oke, jadilah kemarin saya memperpanjang SIM A dengan beberapa catatan yang akan saya rangkum menjadi tiga bagian.

A. Yang Harus Dibawa

  1. Satu lembar fotokopi KTP.
  2. SIM asli untuk perpanjangan SIM.
  3. Pulpen (untuk pengisian form biodata perpanjangan SIM). Pulpen menjadi barang yang sangat penting karena pihak gerai tidak menyediakan pulpen. Dan kecepatan pengisian biodata akan mempengaruhi antrian untuk foto dan cetak SIM.
  4. Uang untuk pembayaran SIM.

B. Prosedur/Mekanisme Perpanjangan SIM A di Festival Citylink

Prosedur/mekanisme yang saya alami adalah sebagai berikut (berbeda sedikit dengan yang dipajang di depan gerai):

  1. Menulis nomor antrian pada satpam dekat parkir mobil di lantai 2 (di luar mall). Satpam sudah berjaga sejak pukul 08.00 pagi, dan nama-nama akan dipanggil pada pukul 09.30.
  2. Menunggu nama dipanggil oleh satpam untuk berbaris sesuai urutan nomor antrian.
  3. Berjalan sesuai nomor antrian menuju depan gerai dan mengantri kembali di depan gerai dengan urutan kedatangan tadi.
  4. Tes kesehatan di klinik kecil samping gerai. Tes ini terdiri dari tes mata (menyebut huruf dari yang besar sampai yang kecil) dan tes buta warna (menyebutkan angka). Tidak apa-apa bagi yang berkacamata atau buta warna parsial. Tetap akan mendapatkan SIM dengan keterangan dokter.
  5. Masuk ke dalam gerai dan menyerahkan hasil tes kesehatan ke loket 1. Menunggu kembali untuk dipanggil petugas.
  6. Membayar biaya perpanjangan SIM di loket 2. Biaya-biaya ada di poin C. Menunggu kembali untuk dipanggil petugas.
  7. Menerima berkas form biodata di loket 3 untuk diisi. Waktu kemarin ada satu orang yang langsung mengumpulkan form tersebut tanpa diisi. Jadi ingatlah untuk mengisi form tersebut (warna biru dan kuning) sebelum dikumpulkan kembali.
  8. Pengisian biodata di tempat yang disediakan. Tips #2: isilah semua form kecuali yang bertanda (DIISI OLEH PETUGAS) dan isilah seefektif dan seefisien mungkin karena kecepatan pengisian biodata ini menentukan antrian untuk foto dan cetak SIM di loket selanjutnya.
  9. Menyerahkan form yang sudah diisi ke tempat yang sudah disediakan. Menunggu kembali untuk dipanggil petugas.
  10. Foto dan cap sidik jari (ibu jari kanan) di loket 5. Menunggu kembali untuk dipanggil petugas.
  11. Menerima SIM di loket 6 dan membayar biaya seperti di poin C. SIM selesai.

C. Biaya Perpanjangan SIM A

  1. Biaya tes kesehatan: Rp 40.000 (dibayar di klinik)
  2. Biaya SIM A: Rp 135.000 (dibayar di loket 2)
  3. Biaya laminating SIM: Rp 10.000 (dibayar di loket 6)

Total biaya: Rp 185.000

Waktu yang dibutuhkan kurang lebih dua jam, terhitung cepat mengingat yang dilayani hampir 150 orang. Demikianlah pengalaman perpanjangan SIM A saya di gerai SIM Online Festival Citylink Bandung. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s