Literasi

Pengalaman Naskah Lolos di Penerbit Quanta Elexmedia

Pengalaman ini sebenarnya sudah diminta oleh beberapan teman menulis dan para peserta kelas menulis, yang baru sekarang bisa diceritakan (*mohon maaf).

Naskah lolos ke penerbit mayor tentunya merupakan sebuah kebanggan tersendiri bagi penulis. Bagaimana tidak? Penerbit mayor adalah impian bagi mereka yang menginginkan bukunya terpampang di rak-rak buku se-Indonesia, terdistribusi dari Sabang sampai Merauke.

Namun, ada juga beberapa penulis yang memilih untuk menerbitkan bukunya secara indie. Apa perbedaan penerbit mayor dan penerbit indie? Bisa dibaca di post saya di sini.

Saya mengetahui penerbit Quanta Elexmedia Komputindo dari buku pertama saya bersama Mas Ahmad Rifai Rif’an di awal tahun 2013. Penerbit Quanta merupakan imprint dari Penerbit Elexmedia Komputindo yang khusus menerbitkan buku-buku Islami.

Buku-buku saya yang lolos di Penerbit Quanta Elexmedia Komputindo:

  1. Beginilah Cara Tuhan Mengubah Nasibku (2013)
  2. Menjemput Pelangi (2013)
  3. Walau Jomblo Tetap Produktif (2016)
  4. Surat untuk Ayah & Ibu (2016)
  5. Saat Tuhan Berkata, Tunggu (2017)
  6. Jalani Hidup Tanpa Meredup (2020)

Proses Pengerjaan Naskah

Untuk proses pengerjaan naskah sendiri, beberapa adalah merupakan hasil ikut lomba  menulis bersama Mas Ahmad Rifai Rif’an (Beginilah Cara Tuhan Mengubah Nasibku (2013) & Menjemput Pelangi (2013)); ada juga yang merupakan hasil menulis bersama rekan penulis dari PKWriterpreneur (Walau Jomblo Tetap Produktif (2016)); antologi bersama rekan penulis Young Writer Club (Surat untuk Ayah & Ibu (2016) & Saat Tuhan Berkata Tunggu (2017)) , dan yang terakhir merupakan hasil inisiasi saya untuk membuat antologi (Jalani Hidup Tanpa Meredup (2020)).

Untuk buku Jalani Hidup Tanpa Meredup sempat ditolak oleh beberapa penerbit, hingga akhirnya beberapa penulis berencana diterbitkan secara indie, namun saya tidak menyerah untuk mencoba penerbit mayor, alhamdulillah di tahun 2020 naskah tersebut diterima di Quanta.

Tips dari saya untuk pengerjaan naskah:

  • Pastikan memilih judul yang baik (earcatchy, diksi menarik) dan tidak ambigu
  • Minimalisir kesalahan penulisan yang tidak sesuai EYD/PUEBI
  • Minimalisir salah ketik
  • Gunakan alur yang menarik dan dapat cepat dicerna oleh editor
  • Jangan gunakan diksi yang monoton

Proses Pengiriman Naskah

Untuk proses pengiriman naskah, sebelumnya saya telah kepo terlebih dulu tentang buku-buku dan tema yang diterbitkan di penerbit Quanta. Semacam riset kecil-kecilan tentang buku apa sih yang lolos dan dipilih oleh penerbit Quanta. Hal ini penting sekali dilakukan untuk memperbesar kesempatan lolos tak hanya di penerbit Quanta saja, melainkan juga di penerbit mayor yang lain.

Proses pengiriman naskah yaitu:

  1. Mengirim email ke editor atau penerbit yang dituju
  2. Isi email untuk penerbit Quanta (bisa berbeda untuk penerbit mayor lain):
    • Surat Pengantar (ditulis di badan email)
    • Naskah (Kata Pengantar, Testimoni, Daftar Isi, Isi Naskah, Profil Penulis)
    • Sinopsis, rangkuman keseluruhan isi naskah (spoiler juga masuk)
    • Blurb, blurb yang ada di halaman akhir buku (kalau bisa tidak ada spoiler sehingga pembaca tertarik membeli)
  3. Menunggu maksimal 3 bulan hingga dibalas oleh penerbit. Dari pengalaman saya apabila belum dijawab, kirimlah email lagi untuk menanyakan status naskah apakah diterima atau tidak.

Naskah Lolos…

  1. Setelah naskah diterima, penulis akan diminta untuk melengkapi:
    • Alamat lengkap (untuk mengirim surat perjanjian penerbitan dan buku sampel)
    • Nomor rekening (untuk transfer royalti)
    • No NPWP (untuk wajib pajak), tidak apa-apa kalau tidak mempunyai NPWP, hanya saja akan lebih tinggi pajak penerbitannya
  2. Tunggu maksimal 1 bulan hingga buku terbit dan sampai di tangan para pembaca 🙂
  3. Penulis bisa memesan ke penerbit Quanta dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga yang ada di pasaran.

Untuk lebih lengkapnya cara mengirim naskah ke Quanta juga bisa dibaca di laman penerbit Quanta di sini.

Tips Tembus Penerbit Quanta Elexmedia

Tips dari saya:

  1. Kirimlah e-mail dengan bahasa yang baik dan sopan. Semua naskah saya kirim dengan menggunakan surat elektronik (e-mail). Nah di badan e-mail saya berikan surat pengantar yang lengkap dan jelas tentang maksud, tujuan dan sekilas isi naskah.
  2. Konten yang rapi dan tersusun. Buat konten naskah yang sebisa mungkin tidak ada typo dan kesalahan penulisan dengan aturan paragraf dan margin yang baku sehingga redaksi dan editor lebih enak membacanya.
  3. Judul yang menarik. Judul yang mudah diingat, unik, dan tidak muluk-muluk.
  4. Tema yang jarang diangkat, namun tetap bisa mengikat pembacanya. Kemarin di tengah banyaknya tema-tema percintaan dan pernikahan, saya mencoba mengirim tema tentang orang tua. Dan akhirnya alhamdulillah lolos penerbit Quanta.

Saya juga pernah mengikuti kelas dari salah satu editor Quanta, dan beliau memberikan tips seperti ini agar naskah lolos dan tembus Quanta:

  1. Banyak membaca buku. Karena dari situ akan tahu bagaimana membuat tulisan yang mengalir, lebih tahu bagaimana cara menyampaikan ide secara terstruktur.
  2. Jangan mengikuti tren, just be yourself dan jadilah penulis yang memang paham sekali dengan apa yang ditulis. Karena kalau kita sebagai pembaca, pasti akan lebih percaya dengan buku yang ditulis dokter atau orang kesehatan, ketika membaca buku tentang kesehatan misalnya. Dan kenapa jangan mengikuti tren, karena dari redaksi biasanya setelah buku terbit tentang rezeki misalnya dan ternyata laris, pasti di meja redaksi akan masuk puluhan bahkan ratusan naskah dengan tema dan pembahasan yang sama.
  3. Tulislah topik-topik yang long last. Tema-tema yang memang tidak terkait dengan momen-momen tertentu. Jadi penjualan pun tidak terpengaruh dengan tren yang ada. Contoh seperti buku-buku motivasi dan pengembangan diri.

Semoga pengalaman dari saya bisa bermanfaat untuk readers ya. Intinya jangan pernah menyerah apabila naskah ditolak oleh satu penerbit, siapa tahu naskah itu berjodoh dengan penerbit mayor/indie yang lain!

Bandung, 18 Mei 2020

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s